Waqaf Bukan Pajak

posted in: Berita dan Inspirasi | 0

Waqaf Mengagumkan
Seri #4

~~Serial inspirasi tentang Waqaf, salah satu penopang kejayaan Islam

🏦🏦🏦

Waqaf Bukan Pajak

Pakar sejarah Islam, Ustadz Budi Ashari, mengatakan bahwa waqaf menjadi ‘panglima’ ekonomi negara, sepanjang sejarah dan peradaban Islam. Mulai zaman Rasulullah hingga runtuhnya Daulah Turki Utsmani.

Bahkan peninggalannya masih banyak hingga sekarang. Waqaf menjadi panglimanya, bukan lagi zakat. Karena waqaf menopang perekonomian negara.

Menurut Ustadz Budi, karena wakaf sangat fleksibel dan terbuka. Tak seperti halnya zakat yang aturannya sudah baku, baik jumlah yang dizakatkan hingga penggunaan dana zakat.

Sebagai contoh, Umar Bin Khattab mewakafkan tanah dengan nazhir
keluarganya, dan jika dia wakaf maka keturunan puterinya, Hafsah yang akan menjadi nazhir, dan pengambil manfaat wakaf (mauquf alaih) adalah keluarga dan keturunannya.

Jadi, penerima wakaf keluarga dan keturunan, sendiri itu bisa. Itulah enaknya wakaf, ia tidak bisa diwariskan, dihibahkan, sehingga sengketa bisa hilang, kata Ustadz Budi.

Masih banyak contoh seperti bagaimana setiap, khilafah membuka sebuah kota baru dan hasil transaksi keuangan dari kota tersebut digunakan untuk membiayai kepentingan sosial.
Hasil dari transaksi keuangan, jual beli, diwakafkan jadi wakaf kota. Hasilnya digunakan untuk operasional rumah sakit, sekolah, dan perpustakaan, katanya.

Karenanya para Khalifah terus menggiatkan waqaf pada saat itu, bahkan hingga masa sulit seperti saat perang salib.

Contohnya yang dilakukan Gubernur di wilayah Syam adalah mencabut pajak dari rakyat dan menggelarkan waqaf, dimana hasil dari waqaf tersebut digunakan untuk berjihad pada perang salib tersebut.

Mengutip perkataan Ibnu Khaldun, pemungutan pajak yang besar menandakan negara tersebut hendak bangkrut.

Ibnu Khaldun menilai, berdasarkan pengalaman dan pengamalannya tentang peradaban, bahwa pemungutan pajak yang besar dari berbagai sisi menandakan bahwa peradaban tersebut akan runtuh. Karena waqaf menjadi solusi.

Sekali lagi, bukan pajak solusi ekonomi sebuah negara, tetapi waqaf.

Indahnya peradaban, indahnya waqaf

#TawafSemarang
#Kreasitiadahenti
#Waqafbukanpajak
#Ayowaqaf

🌟🌟🌟

Tawaf Contact Center :
0816661453

Rek. BNI Syariah
No. 1453-0000-20
a.n. Kuttab Al Fatih Semarang

Home

Leave a Reply